TVRINews, Sulawesi Utara
Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat akses menuju kawasan strategis ekonomi melalui pembangunan jalan menuju Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Bitung, Sulawesi Utara.
Pembangunan infrastruktur tersebut ditujukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Bitung dan sekitarnya.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan jalan dan jembatan menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarkawasan. Infrastruktur yang memadai juga dinilai dapat membuka akses menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan geografis,” ujar Dody dalam keterangan yang dikutip, Sabtu, 12 September 2026.
Jalan akses KEK Bitung dibangun sepanjang satu kilometer. Proyek ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian PU melalui Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Jalan Daerah.
Infrastruktur tersebut dibangun dengan lebar badan jalan 2 x 10 meter menggunakan konstruksi perkerasan kaku atau rigid pavement. Jalan juga dilengkapi median selebar enam meter dan bahu jalan masing-masing tiga meter.
Untuk menunjang sistem drainase, Kementerian PU memasang saluran samping menggunakan U-ditch berukuran 2 x 1,1 meter. Sementara untuk penerangan, sebanyak 21 unit tiang dan lampu jalan turut dipasang di sepanjang akses tersebut.
Dari sisi konstruksi, jalan baru ini menggunakan sejumlah lapisan struktur, mulai dari Lapis Fondasi Agregat Kelas A, lapisan beton kurus, hingga perkerasan beton semen.
Kementerian PU berharap pembangunan akses KEK Bitung tidak hanya meningkatkan kelancaran transportasi, tetapi juga memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara.
Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari Sasaran Utama PU 608, yang menempatkan infrastruktur dasar sebagai fondasi untuk mendorong munculnya pusat-pusat ekonomi baru dan memperluas pemerataan pembangunan.
Dengan konektivitas yang semakin baik, akses menuju KEK Bitung diharapkan mampu mendukung aktivitas industri, memperlancar arus barang dan jasa, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.










