TVRINews, Papua pegunungan
Hadir di Festival Budaya Lembah Baliem 2026, Menkop Ferry Juliantono tekankan koperasi sebagai "rumah besar" bagi petani kopi dan UMKM Papua Pegunungan.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan posisi strategis koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang mampu menyatukan kekuatan potensi lokal agar masyarakat dapat tumbuh sejahtera bersama.
Koperasi juga diandalkan sebagai instrumen utama dalam memperluas akses pasar bagi berbagai produk unggulan daerah, termasuk di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.
Penegasan tersebut disampaikan Menkop Ferry saat menghadiri pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 yang dihelat di Kampung Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Festival ini menjadi ajang strategis bagi masyarakat setempat untuk mengenalkan sekaligus memasarkan hasil bumi, kerajinan tangan, hingga kekayaan budaya Tanah Papua ke kancah domestik maupun internasional.
Koperasi sebagai "Rumah Besar" Petani Kopi dan Pelaku Seni
Menkop Ferry menjelaskan bahwa Festival Budaya Lembah Baliem bukan sekadar perhelatan promosi pariwisata atau komoditas unggulan seperti kopi dan budaya lokal semata, melainkan momentum penting untuk membangun kemandirian ekonomi lokal. Ia menginstruksikan agar para petani kopi dan sanggar seni di wilayah tersebut segera membentuk wadah koperasi.
"Kami tadi sudah bersepakat agar sanggar-sanggar dan petani kopi di sini dapat membentuk koperasi sehingga skala ekonominya bisa ditingkatkan," ujar Menkop Ferry, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurutnya, koperasi harus berfungsi sebagai "rumah besar" bagi para petani kopi Wamena, pengrajin noken, pelaku usaha kecil, hingga generasi muda Papua. Melalui badan usaha koperasi, para petani kopi akan memiliki posisi tawar (bargaining power) yang jauh lebih kuat, akses pembiayaan yang lebih mudah, serta terbukanya peluang pasar ekspor yang lebih luas.
Sinergi Pariwisata dan Dukungan Pemerintah Daerah
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa potensi pariwisata di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, sangat luar biasa dan menjanjikan, mulai dari kekayaan adat hingga daya tarik desa wisata seperti Kumukima dan Aikima.
Sementara itu, Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyambut baik kehadiran dan dukungan langsung dari pemerintah pusat. Ia menilai peningkatan kapasitas usaha dan skala keekonomian UMKM lokal akan jauh lebih efektif jika dikoordinasikan melalui wadah koperasi sebagaimana yang disarankan oleh Menkop Ferry Juliantono.









