TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Periode 2026-2029, Sugiono resmi melanjutkan tugas Pratikno setelah serah terima jabatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Sugiono menyampaikan, dirinya akan melanjutkan pekerjaan yang sebelumnya telah dijalankan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan Republik Indonesia Periode 2024-2026, Pratikno di Kemenko PMK. Ia mengapresiasi Pratikno yang telah menyiapkan berbagai pekerjaan di kementerian tersebut secara cermat dan baik.
"Terima kasih sekali lagi kepada Pak Pratik yang sudah menyiapkan semuanya dengan begitu cermat, dengan begitu baik. Sehingga saya kira pekerjaan saya juga akan sangat terbantu," ujar Sugiono kepada wartawan termasuk tvrinews.com usai serah terima jabatan di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Meski demikian, Sugiono menyebut masih terdapat sejumlah hal yang belum sempurna dan belum lengkap. Hal tersebut akan menjadi bagian yang akan dilengkapi dan disempurnakan dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Menko PMK.
"Tentu saja dalam segala usaha ada hal-hal yang belum sempurna, yang belum lengkap. Itu yang akan kita lengkapi dan kita sempurnakan," katanya.
Kemudian Sugiono menegaskan, Kemenko PMK memiliki tanggung jawab yang luas karena mencakup berbagai aspek kehidupan manusia Indonesia, mulai dari lahir hingga meninggal.
Menurutnya, luasnya tanggung jawab tersebut membuat Kemenko PMK memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah.
Dalam menjalankan tugasnya, Sugiono mengatakan Kemenko PMK akan terus memantau sejumlah fokus utama, di antaranya pendidikan, kesehatan, dan ketahanan bencana.
"Fokus yang akan kita terus pantau dalam rangka mensukseskan program Bapak Presiden, program pemerintah mulai dari pendidikan, kemudian kesehatan, kemudian ketahanan bencana," terangnya.
Selain itu, Kemenko PMK akan menjalankan peran dalam menyinergikan, mengorkestrasi, dan memobilisasi berbagai kementerian yang berada di bawah koordinasinya. Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan program dan harapan pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik.










