TVRINews, Madrid
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak diaspora Indonesia di Spanyol berperan aktif dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat global. Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi pembicara dalam dialog budaya bersama diaspora Indonesia di Ruang Serbaguna KBRI Madrid.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai kontribusi diaspora dalam mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib, mengapresiasi kunjungan Menteri Kebudayaan ke Madrid. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan perwakilan RI di luar negeri penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
Dalam kesempatan itu, Fadli Zon yang didampingi Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah Retnoastuti, menjelaskan bahwa kunjungannya ke Madrid merupakan bagian dari undangan Menteri Kebudayaan Spanyol dan Menteri Kebudayaan Palestina untuk membahas pembentukan aliansi internasional dalam melindungi identitas budaya bangsa Palestina dari ancaman genosida budaya.
Menurutnya, pelindungan warisan budaya merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional sebagai bagian dari upaya menjaga peradaban dunia.

(Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. (Foto: Kemenbud RI))
"Pelindungan warisan budaya merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional sebagai bagian dari upaya menjaga peradaban dunia,"kata Fadli Zon dalam keterangan yang diterima tvrinews, Kamis, 16 Juli 2026.
Dalam dialog tersebut, Fadli juga memaparkan perkembangan Kementerian Kebudayaan yang kini berdiri sebagai kementerian mandiri. Kehadiran kementerian tersendiri diharapkan dapat memperkuat pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan Indonesia secara lebih terfokus.
Ia menegaskan Indonesia merupakan negara mega-diversity dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Hal itu tercermin dari banyaknya cagar budaya nasional, Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Warisan Dunia UNESCO, hingga elemen Intangible Cultural Heritage UNESCO yang dimiliki Indonesia.
Selain itu, Fadli menyampaikan bahwa Indonesia termasuk salah satu peradaban tertua di dunia berdasarkan berbagai bukti autentik, termasuk lukisan cadas prasejarah di Pulau Muna yang menunjukkan jejak panjang peradaban manusia di Nusantara.
Fadli turut mengajak diaspora Indonesia untuk semakin aktif memperkenalkan budaya Indonesia di berbagai ruang internasional, termasuk dengan mengunjungi museum saat berada di Tanah Air.
Ia juga memperkenalkan program Museum Passport sebagai inovasi Kementerian Kebudayaan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap museum sebagai ruang belajar sekaligus pelestarian sejarah.
"Seluruh elemen bangsa, termasuk diaspora Indonesia, memiliki peran penting dalam menjaga, merawat, dan mempromosikan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional," tegasnya.
Fadli juga menyinggung semakin kuatnya diplomasi budaya Indonesia, salah satunya melalui kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Kompleks Candi Prambanan yang menjadi momentum penguatan kerja sama kebudayaan Indonesia dan India, termasuk komitmen bersama dalam pelestarian warisan budaya.
Melalui dialog bersama diaspora Indonesia di Spanyol, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan nasional, sekaligus menjadikan budaya sebagai jembatan diplomasi Indonesia di kancah internasional.










