TVRINews, Bandar Lampung
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial dengan total nilai mencapai Rp390,27 miliar kepada masyarakat di tiga daerah di Provinsi Lampung. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI yang berlangsung di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kabupaten Pesawaran, Sabtu, 25 Juli 2026.
Bantuan yang diberikan mencakup berbagai program, di antaranya Bufferstock Logistik Bencana dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB), Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), Program Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan I dan II, serta bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).
Program ATENSI meliputi dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, bantuan kewirausahaan, hingga dukungan aksesibilitas berupa alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Dari total bantuan yang disalurkan, Kota Bandar Lampung menerima alokasi sebesar Rp113,10 miliar, Kabupaten Lampung Tengah Rp191,52 miliar, dan Kabupaten Pesawaran Rp85,65 miliar. Secara keseluruhan, nilai bantuan sosial yang disalurkan mencapai Rp390.269.203.423.
Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Mas Kahono Agung Suhartoyo, mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian penerima manfaat.
"Bantuan ini tak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan keberfungsian sosial penerima manfaat,”ujar Agung dalam keterangan tertulis, dikutip, Minggu, 26 Juli 2026.
Agung menjelaskan, peningkatan kapasitas dan kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Kemensos.
"Hal ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang rehabilitasi sosial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,"jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR RI agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya sangat penting, agar berbagai program bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”ungkap Marwan.
Kemensos menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan program bantuan sosial maupun rehabilitasi sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Salah seorang penerima manfaat, Darwin, warga Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, mengaku terbantu setelah menerima bantuan kursi roda yang mendukung aktivitas sehari-harinya.
"Alhamdulillah saya senang sekali dan terima kasih atas bantuan kursi roda yang saya terima, terima kasih kepada Menteri Sosial,”kata Darwin.
Kegiatan penyaluran bantuan di Kota Bandar Lampung turut dihadiri Ketua Rombongan Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kepala Bagian Tata Usaha Sentra Terpadu Inten Soeweno Fepi Rubianti, jajaran Komisi VIII DPR RI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.









