TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI saat ini, tengah menyiapkan rencana pendirian museum televisi di lingkungan kantor TVRI. Di mana, gagasan tersebut telah dibahas secara langsung oleh Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (Dirut PAW) LPP TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Fiki mengatakan, ide tersebut muncul setelah dirinya berdiskusi dengan Fadli terkait rencana Kementerian Kebudayaan mengembangkan museum film. Dari pembahasan itu, muncul gagasan untuk mengangkat perjalanan sejarah televisi di Indonesia melalui koleksi yang dimiliki TVRI.
Menurut Fiki, TVRI memiliki berbagai arsip, konten, dan artefak yang merekam perjalanan bangsa. Koleksi tersebut dinilai memiliki nilai sejarah dan layak diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas.

“TVRI ini mengawal fase republik ya, dari mulai mungkin dari setengahnya lah, banyak sekali yang sayang untuk bisa kita sampaikan ke publik,” ujar Fiki di TVRI, Minggu, 16 Agustus 2026.
Ia mengatakan, museum televisi nantinya diharapkan menjadi ruang untuk mendokumentasikan perjalanan TVRI sekaligus membuka akses publik terhadap berbagai peninggalan sejarah penyiaran yang selama ini tersimpan.
“Insya Allah kita akan segera melangkah untuk menuju museum televisi di kantor TVRI,” katanya.
Rencana tersebut menjadi salah satu upaya TVRI untuk menjaga dan memperkenalkan warisan sejarah penyiaran Indonesia kepada masyarakat, sekaligus menjadikan koleksi yang dimiliki sebagai bagian dari dokumentasi perjalanan bangsa.









