TVRINews, Makassar
Dalam rangka memperingati satu tahun Sekolah Rakyat, Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial menghadirkan beragam layanan rehabilitasi sosial gratis bagi masyarakat di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Layanan rehabilitasi sosial terdiri dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, fisioterapi, terapi psikososial, konseling psikolog, serta pameran produk hasil usaha penerima manfaat program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dapat diakses melalui booth pameran Ditjen Rehabilitasi Sosial.
Salah satu penerima layanan, Rostiana (40), mengaku merasakan manfaat dari pemeriksaan kesehatan dan terapi yang tersedia di booth Kemensos. Ia mengikuti pemeriksaan kadar asam urat, kolesterol, gula darah, serta mencoba terapi peregangan pada bagian tangan dan leher.

“Layanan ini sangat bermanfaat bagi saya. Harapannya, kedepan semakin banyak booth gratis seperti ini. Terima kasih banyak kepada Kemensos atas layanan yang diberikan. Saya sudah mencoba pemeriksaan dan merasakan manfaatnya,” ujar Rostiana dalam keterangan yang diterima pada Kamis 29 Oktober 2026.
Selain pemeriksaan kesehatan seperti kadar asam urat, kolesterol, gula darah, tekanan darah, dan saturasi oksigen. Tersedia pula konsultasi dokter dan apoteker, pemeriksaan telinga menggunakan otoskop, tes buta warna, serta pemberian obat sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan.
Kemudian terdapat layanan fisioterapi diberikan untuk membantu masyarakat mengenali dan menangani keluhan fisik melalui terapi yang sesuai. Sementara itu, layanan terapi psikososial dan konseling psikolog menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh dukungan sesuai kebutuhan psikologis dan sosialnya.
Tidak hanya menghadirkan layanan sosial dan kesehatan, booth Ditjen Rehabilitasi Sosial juga menampilkan berbagai produk hasil karya penerima manfaat ATENSI. Produk yang dipamerkan meliputi kopi, batik ciprat, aneka produk kuliner seperti bawang goreng, keripik pisang, makaroni crispy, sambal ikan tuna, roti, marning jagung, telur asin, serta aneka produk pangan lainnya.

Pameran ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya penerima manfaat kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Produk-produk tersebut menunjukkan potensi penerima manfaat dalam mengembangkan keterampilan, membangun usaha, dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Partisipasi Ditjen Rehabilitasi Sosial dalam rangkaian peringatan satu tahun Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari upaya Kemensos mendekatkan layanan rehabilitasi sosial kepada masyarakat. Melalui layanan langsung dan promosi produk penerima manfaat, Kemensos mendorong agar pelayanan sosial tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung penguatan kapasitas dan kemandirian penerima manfaat.










