TVRINews, Jakarta
Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah menyatakan mendukung penuh gerakan pilah sampah sebagai upaya mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Jakarta.
Hal tersebut, diungkapkan di acara “Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah” yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Lingkungan Hidup, sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Pada kegiatan tersebut, nampak sejumlah pejabat turut hadir seperti Pramono Anung Wibowo, Rano Karno, Muhammad Jumhur Hidayat, serta Zulkifli Hasan.
Dikesempatan tersebut, Gubernur Pramono menegaskan jika persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Gerakan pilah sampah ini menjadi langkah awal untuk mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari rumah tangga,” ujarnya kutip Senin, 11 Mei 2026.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika Pemprov DKI Jakarta telah menyerahkan peta jalan (roadmap) pengelolaan sampah kepada pemerintah pusat.
Nantinya, dokumen tersebut menjadi acuan dalam menekan volume sampah yang selama ini sebagian besar berakhir di TPST Bantargebang.
Dikesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menilai Jakarta memiliki peran strategis sebagai contoh nasional dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.
“Jika Jakarta berhasil, model ini bisa direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia,” katanya.
Pemerintah juga menekankan pentingnya dukungan regulasi dan teknologi dalam mempercepat pengelolaan sampah yang lebih modern dan efisien.
Kegiatan ini turut diwarnai dengan deklarasi komitmen bersama dari masyarakat dan komunitas lingkungan untuk memperkuat pemilahan sampah di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga kawasan industri.
Melalui gerakan ini, Jakarta diharapkan mampu bertransformasi menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.










