TVRINews, Jakarta
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam memperkuat penggunaan produk dalam negeri sebagai strategi utama membangun kemandirian industri.
Menurutnya, optimalisasi produk lokal bukan sekadar kebijakan ekonomi jangka pendek, melainkan fondasi penting untuk memperkuat struktur industri nasional sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.
“Jika pasar domestik diisi oleh produk sendiri, maka industri akan tumbuh dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujarnya.
Ia menyoroti peran strategis sektor industri pengolahan yang hingga kini masih menjadi penyumbang terbesar terhadap perekonomian nasional. Data Badan Pusat Statistik mencatat kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai sekitar 19 persen pada 2025.
Lamhot menilai, peningkatan penggunaan produk lokal akan memicu efek berantai di berbagai sektor. Mulai dari produksi, distribusi, hingga jasa pendukung akan bergerak seiring meningkatnya permintaan dalam negeri.
“Ini bukan hanya soal menekan impor, tetapi membangun ekosistem industri dari hulu ke hilir,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan besarnya potensi pasar domestik Indonesia yang harus dijaga agar tidak dikuasai produk impor. Jika tidak dioptimalkan, peluang ekonomi tersebut justru akan dinikmati pihak luar.
Selain itu, Lamhot mendorong penguatan kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di seluruh kementerian, lembaga, dan BUMN guna menciptakan kepastian pasar bagi industri nasional.
Menurutnya, kepastian tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan investasi, ekspansi industri, serta penyerapan tenaga kerja yang lebih luas.
“Ketika pasar dalam negeri kuat, investor akan masuk, industri berkembang, dan lapangan kerja bertambah,” tegasnya.
Lamhot juga menekankan pentingnya integrasi antara industri besar dan industri kecil menengah (IKM) agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Ia optimistis, dengan kebijakan yang konsisten dan sinergi berbagai pihak, produk lokal dapat menjadi pilar utama dalam memperkuat daya saing sekaligus kedaulatan ekonomi Indonesia.
“Industri adalah lokomotif pertumbuhan, dan produk lokal adalah bahan bakarnya,” pungkasnya.










