TVRINews, Banten
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi pada Senin malam, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 20.28 WIB.
Berdasarkan informasi Badan Geologi, erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 33 milimeter dan berlangsung selama sekitar 1 menit 1 detik.
"Telah terjadi erupsi G. Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 05 Oktober 2026 pukul 20:28 WIB namun tinggi kolom Erupsi tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 33 mm dan durasi ± 1 menit 1 detik," tulis Badan Geologi melalui media sosial resminya, Senin, 5 Oktober 2026.
Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level II atau Waspada.
Badan Geologi mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.










