TVRINews, Merauke
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 818/Yuboi di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kunjungan kerja tersebut dilakukan guna meninjau langsung kesiapan serta penguatan sistem pertahanan wilayah di kawasan perbatasan negara.
Keberadaan Yonif TP 818/Yuboi merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara di Papua Selatan yang memiliki posisi penting di wilayah perbatasan.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengembangan kekuatan pertahanan harus selaras dengan arahan pimpinan negara untuk terus berpihak pada kebutuhan publik.
“Sejalan dengan kebijakan strategis Presiden RI Prabowo Subianto, pembangunan kekuatan pertahanan negara harus senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dalam keterangannya dikutip Sabtu 24 Oktober 2026.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat Papua Selatan tidak hanya difokuskan pada penguatan benteng pertahanan militer yang tangguh.
Satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan juga diarahkan untuk berpartisipasi aktif dalam mendorong percepatan pembangunan dan roda perekonomian warga lokal.
Menhan menekankan bahwa keberadaan prajurit di lapangan harus memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.
“Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan negara yang tangguh, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan,” pungkasnya.










