TVRINews, Yogyakarta
Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Budisatrio Djiwandono menegaskan bahwa siswa Sekolah Rakyat memiliki kesetaraan dan kemampuan untuk berprestasi setinggi-tingginya jika diberikan kesempatan yang sama.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan apresiasi atas keberhasilan para siswa Sekolah Rakyat yang memenangi Olimpiade Bahasa Asing pada malam penganugerahan Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 di Yogyakarta, Jumat 23 Oktober 2026.
Dalam ajang bertema “Bersatu, Bergerak, Berdampak” tersebut, Budisatrio mengaku bangga atas capaian para siswa yang membuktikan keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk mengukir prestasi akademik.
“Saya sangat berbahagia dan bangga melihat putra-putri kita tidak kalah dari siswa sekolah lain. Mungkin latar belakang mereka kurang mampu, tetapi mereka menunjukkan bahwa mereka setara dan mampu berprestasi jika diberikan kesempatan,” ujar Budisatrio.
Selain mengapresiasi capaian siswa di bidang Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Mandarin, Karang Taruna menyerahkan dukungan Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST), uang tunai, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi para pemenang olimpiade.
BBNKT 2026 turut menyerahkan penghargaan kepada inovator pemuda melalui Pekan Inovasi Sosial DIY yang menghasilkan karya di bidang lingkungan, pertanian, peternakan, dan ekonomi kreatif.
“Kepada semua yang mengikuti Pekan Inovasi Sosial DIY, semoga inovasi ini bisa berdampak kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Apresiasi juga diberikan kepada lima kepala daerah sebagai pembina umum Karang Taruna tingkat kabupaten, yakni dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bali atas sinergi pengabdian sosial.
“Kami membuka kesempatan, harapan, mimpi bagi anak-anak muda yang ingin membangun bangsa ini melalui perjuangan, pergerakan, dan pembangunan sosial yang berdampak kepada masyarakat luas,” pungkasnya.










