Misi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan darurat bagi para penyintas gempa di Pulau Longos. Operasi yang menuntut ketangguhan logistik ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi vertikal lainnya.
Penyaluran bantuan ini menghadapi tantangan geografis yang signifikan. Tim gabungan harus menempuh perjalanan laut sejauh 30 kilometer di tengah kondisi perairan yang menantang.
Untuk memastikan logistik mencapai lokasi, operasi ini mengerahkan tiga unit speed boat, termasuk Speed Boat Hoegeng IV milik Kantor Imigrasi setempat.
Sumber : Liputan TVRINews NTT @ Erasmus Nagi Noi









