TVRINews, Bondowoso
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur saat ini, telah ditutup sementara untuk seluruh aktivitas wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen setelah kebakaran hutan meluas hingga memasuki kawasan wisata yang berada di perbatasan Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi. Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala BBKSDA Jawa Timur, Nur Patria Kurniawan.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika kebakaran pertama kali terdeteksi di kawasan Cagar Alam (CA) Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup pada Kamis, 3 September 2026 lalu. Meski upaya pengendalian telah dilakukan, api terus menyebar dan pada Jumat, 4 September 2026 merambat masuk ke area TWA Kawah Ijen.

Wisata Kawah Ijen yang Ditutup sementara. (sumber: x.com/bismillahyuk_)
“Api bergerak lebih cepat daripada yang diharapkan. Berdasarkan perkembangan terakhir di lapangan, upaya pengendalian belum mampu menahan laju kebakaran. Api akhirnya merambat masuk ke kawasan TWA Kawah Ijen,” ujar Patria kutip Sabtu, 5 September 2026.
Menurut Patria, keputusan menutup sementara kawasan wisata diambil sebagai langkah mitigasi demi menjamin keselamatan petugas, masyarakat, dan para wisatawan.
Ia menegaskan, keselamatan manusia serta perlindungan kawasan konservasi menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran. Selain itu, penutupan juga bertujuan menjaga habitat satwa liar, vegetasi, dan keseimbangan ekosistem yang terdampak.
“Ketika api sudah memasuki kawasan TWA, kita tidak boleh mengambil risiko yang tidak perlu. Akses dan aktivitas wisata perlu disesuaikan dengan perkembangan kondisi lapangan agar tim dapat fokus melakukan penanganan secara aman,” katanya lagi.
BBKSDA Jawa Timur menyatakan penutupan bersifat sementara hingga kondisi kebakaran berhasil dikendalikan dan kawasan dinyatakan aman untuk kembali menerima kunjungan wisatawan.










