TVRINews – Jakarta
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Tak Boleh Ada Lagi Siswa Sekolah dalam Kondisi Lapar
Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan adanya kenaikan signifikan pada tingkat konsumsi gizi serta penurunan angka kelaparan di kalangan peserta didik semenjak dimulainya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data evaluasi terbaru BGN hingga Rabu 14 Oktober 2026, tingkat pemenuhan protein hewani pada anak-anak usia sekolah melonjak drastis hingga menyentuh angka 84 persen, melampaui capaian awal yang sebelumnya hanya berada pada kisaran 26 persen.
Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan bahwa indikator keberhasilan program ini harus diukur secara menyeluruh dari seluruh wilayah Indonesia, bukan sekadar bertumpu pada potret kondisi di kawasan ibu kota atau kota-kota besar.
"Kita tidak bisa mengukur keadaan siswa itu berdasarkan keadaan siswa yang ada di ibu kota atau di kota-kota besar. Ini secara agregat keseluruhan seluruh Indonesia," ujar Sudaryono dikutip Kamis 15 Oktober 2026.
Selain asupan protein, BGN mencatat perbaikan pola konsumsi pangan lain, seperti peningkatan konsumsi buah dan sayuran di kalangan siswa dari 65 persen menjadi 90 persen.
Program intervensi pangan ini juga dinilai efektif menekan jumlah peserta didik yang datang ke sekolah dalam kondisi perut kosong. Data BGN menunjukkan persentase siswa yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan turun tajam dari 56 persen menjadi 16 persen.
Sudaryono menyatakan bahwa sisa 16 persen anak yang belum terjangkau intervensi gizi tersebut menjadi prioritas kerja pemerintah ke depan agar seluruh anak di pelosok Nusantara memperoleh hak gizi yang setara.
Di samping pemenuhan pangan harian, BGN menyoroti pentingnya integrasi edukasi pola makan sehat yang melibatkan peran aktif tenaga pengajar di sekolah. Pendekatan ini ditujukan agar anak-anak tidak hanya menerima makanan gratis, tetapi juga memahami manfaat keanekaragaman pangan, seperti serat dari sayur dan buah, guna membiasakan pola hidup sehat hingga di lingkungan rumah.
Melalui sinergi antara penyediaan makanan bergizi dan edukasi berkelanjutan, pemerintah berharap program MBG mampu membentuk karakter kebiasaan makan sehat jangka panjang bagi generasi muda Indonesia.










