TVRINews, Jakarta
LPP TVRI menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 antara Meksiko melawan Korea Selatan di Media Center TVRI, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur Utama LPP TVRI Fiki C. Satari, Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Francisco de la Torre Galindo, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu, Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong, serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Diky Soemarno.
Suasana nobar semakin meriah dengan kehadiran perwakilan masyarakat Meksiko dan Korea Selatan yang berada di Indonesia untuk memberikan dukungan kepada tim masing-masing dalam ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia, TVRI menyiarkan seluruh rangkaian turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Sebanyak 104 pertandingan disiarkan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Pada sebagian besar laga, kedua kanal tersebut menayangkan pertandingan secara bergantian agar masyarakat dapat menikmati seluruh pertandingan secara gratis.
Piala Dunia FIFA 2026 berlangsung mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
Masyarakat dapat menyaksikan siaran TVRI melalui televisi digital menggunakan antena UHF. Bagi pengguna televisi analog, siaran dapat diakses dengan bantuan Set Top Box (STB).
Pemirsa juga dapat melakukan pemindaian ulang saluran untuk menemukan TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Selain melalui televisi, pertandingan Piala Dunia 2026 juga dapat disaksikan melalui platform digital seperti FolaPlay dan Maxstream.
Untuk pelanggan televisi satelit, siaran TVRI tersedia melalui layanan Indovision, K-Vision, dan Transvision.
TVRI juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi jadwal siaran dan program khusus Piala Dunia melalui media sosial TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Pemirsa yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kanal WhatsApp TVRI Sport.
Selain di Jakarta, TVRI turut menggelar program nobar di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi pecinta sepak bola, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM lokal guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi acara.










