TVRINews – Jakarta
Akademisi muda Alim Setiawan diamanahkan mengawal percepatan program ketahanan pangan nasional.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB University), Dr. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 15 Oktober 2026. Pengangkatan pakar manajemen agribisnis ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara.

Dengan masuknya Alim Setiawan ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih, Kementerian Pertanian kini didampingi dua orang wakil menteri guna memperkuat kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Alim menjalankan tugas bersama Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa dalam menopang strategi ketahanan pangan nasional.
"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Presiden Prabowo saat memandu pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh Alim di Istana Negara.
Pria kelahiran Demak, 27 Februari 1982 ini memiliki latar belakang akademik yang kokoh di bidang agribisnis dan pengelolaan rantai pasok (supply chain). Alim menuntaskan gelar sarjana dan magister di IPB University sebelum meraih gelar doktor (Ph.D.) dalam bidang Agribusiness and Agricultural Economics dari Ehime University, Jepang.
Sebelum dipercaya mengisi posisi kepemimpinan di sektor eksekutif, karier kepemimpinan Alim berkembang secara konsisten di lingkungan perguruan tinggi. Ia pernah menjabat sebagai Asisten Rektor, Kepala Kantor Sekretariat Rektor, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier, hingga Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur, sebelum ditunjuk memimpin IPB University.
Pengalaman tumbuh di lingkungan keluarga pendidik dan agraris turut membentuk nilai kepemimpinannya. "Tumbuh di keluarga guru dan petani membuat saya memahami bahwa menanam ilmu adalah investasi masa depan," ujar Alim dalam sebuah pernyataan resmi.
Kehadiran Alim Setiawan di Kementerian Pertanian diharapkan mampu membawa pendekatan ilmiah, modernisasi rantai pasok pangan, serta efisiensi distribusi agribisnis untuk mendukung capaian swasembada pangan nasional.










