TVRINews, Jakarta
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno mengaku tidak mengetahui pejabat negara atau pejabat pemerintahan yang akan dilantik Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Ia menyebut undangan yang diterimanya tidak merinci nama maupun jabatan pejabat yang akan dilantik.
Pratikno mengatakan dirinya diundang untuk menghadiri pelantikan dalam kapasitas sebagai Ketua Wantimpres. Namun, agenda tersebut bertepatan dengan rapat pleno kedua Wantimpres yang sedang berlangsung.
“Saya selaku Ketua Wantimpres memperoleh undangan untuk pelantikan pejabat negara garis miring pejabat pemerintahan. Kebetulan pada saat yang sama sebetulnya kami Wantimpres sedang menyelenggarakan rapat pleno yang kedua,” ujar Pratikno, Kamis, 15 Oktober 2026.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pejabat yang akan dilantik atau diganti, Pratikno menegaskan dirinya tidak memiliki informasi lebih lanjut.
“Oh, saya tidak tahu ya, tidak tahu. Karena informasinya hanya pelantikan pejabat negara dan pejabat pemerintahan,” kata Pratikno.
Pratikno juga enggan berkomentar mengenai kabar pergantian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikaitkan dengan agenda pelantikan tersebut.
Ia kembali menegaskan undangan yang diterimanya hanya menyebut pelantikan pejabat negara atau pejabat pemerintahan, tanpa menyertakan informasi spesifik mengenai posisi yang akan mengalami pergantian.
“Jadi kami tidak mengetahui. Undangan yang kami terima sekali lagi adalah selaku Ketua Wantimpres diundang untuk menghadiri pelantikan pejabat negara garis miring pejabat pemerintahan,” ucap Pratikno.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan pergantian Kepala BNPB di tengah persoalan kabut asap, Pratikno tetap tidak memberikan tanggapan. Menurutnya, ia belum mengetahui pejabat yang dimaksud dalam agenda pelantikan tersebut.
“Saya kan tidak tahu apa yang akan diganti, jadi ngga bisa berkomentar tentang itu,” tutur Pratikno.










