TVRINews, Jakarta
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggalang kepedulian untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Seruan tersebut disampaikan melalui gerakan “KOWANI Peduli Nusa Tenggara Timur” dengan pesan “Pray for Nusa Tenggara Timur”.
Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto, menyampaikan belasungkawa sekaligus mengajak masyarakat Indonesia ikut membantu warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
Menurut Nannie, kondisi tersebut tidak hanya membutuhkan penanganan di lapangan, tetapi juga solidaritas dari berbagai elemen masyarakat. Bantuan sekecil apa pun dinilai dapat berarti bagi warga yang sedang berada dalam situasi sulit.
“KOWANI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan dan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Dalam situasi seperti ini, sekecil apa pun kepedulian dan bantuan yang kita berikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Nannie.
Ajakan tersebut ditujukan kepada seluruh organisasi anggota KOWANI, BKOW, GOW, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat umum. Semangat gotong royong diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Nannie mengatakan dukungan terhadap korban tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa dan perhatian terhadap kondisi masyarakat terdampak.
“Setiap doa, setiap uluran tangan, dan setiap bantuan yang diberikan akan menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.
Ia berharap gerakan tersebut dapat memperkuat solidaritas antarmasyarakat sekaligus membantu korban dan keluarga terdampak melewati masa sulit.
KOWANI juga mendoakan para korban meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan ketabahan dan masyarakat terdampak memperoleh keselamatan serta kekuatan untuk kembali bangkit.
“Bersama, kita bisa meringankan beban mereka. Kepedulian kita, harapan mereka,” pungkas Nannie.










