TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendukung ekonomi kreatif. Hal ini, diungkapkan saat menghadiri acara Ekonomi Kreatif Dunia ke-5 atau World Conference on Creative Economy (WCCE) di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026 hari ini.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendukung ekonomi kreatif, bukan hanya dengan menyambut acara-acara besar, tetapi juga melalui kebijakan yang konkret,” kata dia.
Sebagai contoh mendukung ekonomi kreatif, lanjut Pramono, pemerintah memberikan pengurangan pajak sebesar 50 persen untuk pemutaran film Indonesia.
“Kami memberikan pengurangan pajak sebesar 50 persen untuk pemutaran film Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam Keputusan Gubernur Nomor 591 Tahun 2026, kami memberikan pengurangan sebesar 20 persen,” ucapnya.
“Mengapa demikian? Karena kami berharap semakin banyak perusahaan produksi film Indonesia yang berkembang di Jakarta. Saat ini, sekitar 80 persen perusahaan produksi Indonesia disebut berada di Jakarta,” terusnya.
Selain itu, Pramono juga menegaskan, jika Jakarta lebih banyak memberikan pengurangan pajak untuk ekonomi kreatif jika dibandingkan dengan daerah lain.
“Saya berharap jumlahnya terus bertambah karena kami memberikan pengurangan pajak yang lebih besar dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia,” ujarnya.









