TVRINews, Jakarta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan sejumlah capaian pembangunan kesehatan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Capaian tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, peningkatan kualitas rumah sakit daerah, penanganan tuberkulosis (TBC), hingga pemerataan tenaga medis.
Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 109,3 juta penduduk telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 18 Oktober 2026.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Dari pemeriksaan CKG, sekitar 8,3 juta kasus hipertensi dan diabetes terdeteksi, dengan sekitar 907 ribu kasus telah memulai pengobatan.
Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) dari kelas D menjadi kelas C. Sebanyak 21 rumah sakit dilaporkan telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen.
Di bidang penanganan TBC, sebanyak 666.985 kasus telah ditemukan hingga 21 Oktober 2026. Sementara itu, sekitar 599 ribu kasus telah mendapatkan pengobatan.
“Ketersediaan obat, tenaga kesehatan, dan pemantauan pasien di daerah menjadi kunci pengobatan 7,4 juta kasus lainnya,”ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip, Jumat, 23 Oktober 2026.
Pemerintah juga menjalankan program pemerataan tenaga kesehatan melalui pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit, penugasan khusus, dan pemberian beasiswa. Sepanjang 2024–2026, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 4.592 beasiswa telah diberikan kepada dokter spesialis, dokter, dokter gigi, dan tenaga kesehatan.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintahan Prabowo-Gibran untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan deteksi dini penyakit, dan mengurangi kesenjangan layanan kesehatan antardaerah.










