TVRINews, Bantul
Kawasan wisata Pantai Baru, Bantul, tak hanya dikenal karena pesonanya di pesisir selatan Yogyakarta, tetapi juga karena menjadi salah satu pionir pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH).
Sejak dibangun pada 2010 oleh Kementerian Riset dan Teknologi, PLTH telah memberi perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat sekitar.
Menurut Iwan Fahmiharja selaku Operator Layanan Operasional PLTH, kehadiran pembangkit ini menjadi titik awal berkembangnya Pantai Baru sebagai destinasi wisata.
“Sebelum ada PLTH, kawasan ini belum berkembang. Tapi setelah PLTH berdiri, banyak wisatawan datang karena tertarik dengan konsep wisatanya yang menggabungkan edukasi energi terbarukan. Ini otomatis meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Iwan saat ditemui oleh tvrinews.com di Pantai Biru, Selasa, 23 Juli 2025.
PLTH yang memadukan tenaga surya dan angin ini menghasilkan rata-rata 40 kWh per hari. Energi tersebut digunakan oleh sekitar 45 warung kuliner untuk kebutuhan dasar seperti penerangan, kipas angin, hingga penghangat makanan.
Namun, perjalanan mengelola pembangkit ramah lingkungan ini tak selalu mulus. Iwan mengenang satu insiden besar yang pernah terjadi di awal pengoperasian.
“Tahun 2012, tepatnya 12 Desember, PLTH pernah tersambar petir. Pembangkit mati total padahal saat itu sedang ramai wisatawan. Itu jadi tantangan besar buat kami,” ucap Iwan.
Selain cuaca ekstrem, lokasi yang dekat pantai juga menimbulkan risiko korosi pada peralatan. Untuk mengatasinya, pihak pengelola menggunakan lapisan galvanis guna melindungi komponen dari karat. Tantangan lainnya adalah soal teknologi.
“Dulu kami sangat bergantung pada teknisi luar. Alatnya mahal, dan kalau rusak susah diperbaiki. Tapi selama tiga tahun, dari 2010 sampai 2013, kami dapat transfer teknologi. Sekarang kami bisa produksi beberapa komponen sendiri,” kata Iwan.
PLTH Pantai Baru tidak hanya menyediakan listrik gratis bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran energi alternatif bagi pelajar dan mahasiswa. Banyak perguruan tinggi yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi riset dan praktik lapangan.
Dengan segala manfaat dan tantangan yang dihadapi, PLTH Pantai Baru menjadi contoh nyata pemanfaatan energi terbarukan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Keberadaannya membuktikan bahwa energi bersih bisa diterapkan dan bermanfaat secara sosial, ekonomi, dan edukatif.










