TVRINews, Bogor
Revitalisasi satuan pendidikan membawa perubahan nyata bagi sekolah-sekolah yang sebelumnya beroperasi dengan bangunan tidak layak. Ruang kelas yang rusak dan kondisi belajar yang terbatas kini berganti menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun guru.
Perubahan fisik ini juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri. Ketika sekolah menjadi tempat yang membanggakan, proses belajar mengajar pun berjalan lebih optimal dan harapan terhadap masa depan pendidikan di daerah semakin tumbuh.

Kepala SDN 05 Cimahpar, Iim Rohimah, mengungkapkan bahwa revitalisasi membawa dampak yang langsung dirasakan sekolah. Menurutnya, selain membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman, perubahan fisik sekolah juga meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sana.
“Ruang kelasnya nyaman, baik, bagus, dan sangat bermanfaat. Alhamdulillah, dampaknya terasa pada minat masyarakat. Saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), jumlah pendaftar meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Iim, dikutip dari siaran persnya, Kamis, 11 Juni 2026.
Ia menuturkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, sekolahnya cenderung sepi peminat pada hari-hari awal pendaftaran. Namun tahun ini, antusiasme masyarakat meningkat signifikan. Bahkan sebelum pendaftaran dibuka, banyak orang tua datang untuk mencari informasi dan memastikan anak mereka dapat bersekolah di SDN 05 Cimahpar.

Hal serupa dirasakan masyarakat di SDN 02 Leuwibatu. Inayah, salah satu orang tua murid sekaligus alumni sekolah tersebut. Ia bangga melihat perubahan yang terjadi. Menurutnya, bangunan sekolah yang kini lebih baik menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar.
“Setelah direvitalisasi, bangunannya bagus dan membuat anak-anak di daerah ini semakin tertarik bersekolah di sini,” katanya.
Guru SDN 02 Leuwibatu, Nurul Komariyah, juga menyampaikan bahwa minat masyarakat untuk mendaftarkan anak ke sekolahnya meningkat. Banyak orang tua yang datang mencari informasi karena melihat perubahan fasilitas yang semakin baik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi peserta didik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Mu'ti berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dijaga bersama oleh warga sekolah dan masyarakat.
“Bangunan sekolah yang baik akan memberikan manfaat dalam jangka panjang apabila dirawat dengan penuh tanggung jawab. Sekolah ini adalah milik bersama dan menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa,” pungkasnya.










