TVRINews, Bandung
Hampir 10 tahun, Oneng menjadikan salah satu persimpangan jalan di Kota Bandung sebagai tempat meminta belas kasihan demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Kini, perempuan tersebut mulai menata kehidupan baru setelah mendapat Bantuan Atensi Kewirausahaan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Bantuan modal usaha senilai Rp2,6 juta melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO), dimanfaatkan Oneng untuk membuka warung sederhana yang menjual kopi, aneka minuman, hingga mi instan.
"Saya mengemis bersama suami saya yang lagi sakit dan cucu. Saya sudah menerima bantuan Atensi Kewirausahaan, Alhamdulillah dibelikan peralatan untuk berjualan," kata Oneng dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kementerian Sosial, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Bagi Oneng, mengemis bukanlah pilihan. Kondisi tersebut terpaksa dijalani sebagai jalan terakhir untuk bertahan hidup, memenuhi kebutuhan keluarga, sekaligus membiayai pengobatan suaminya yang mengidap diabetes disertai komplikasi.
Kini, tangan yang dahulu terulur di jalan mulai sibuk melayani pelanggan di warung miliknya. Bantuan yang diterima digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan dan bahan dagangan.
"Dibelikan untuk kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie," jelasnya.
Dari usaha kecil tersebut, Oneng kini memiliki sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Penghasilan dari berjualan juga digunakan untuk membeli obat bagi sang suami.
Untuk memastikan bantuan benar-benar memberikan manfaat dan dapat berkelanjutan, Kemensos melakukan monitoring langsung ke lokasi usaha Oneng. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan sekaligus mendorong penerima manfaat meningkatkan taraf hidup melalui usaha yang dijalankan.
Oneng pun berharap usaha yang dirintisnya dapat terus berkembang sehingga kehidupannya bersama keluarga menjadi lebih baik.
"Alhamdulillah mudah-mudahan bisa berkembang lebih maju, usahanya tambah semangat. Terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial yang sudah memberikan bantuan," ungkapnya.
Dari seorang perempuan yang selama bertahun-tahun bertahan hidup dengan mengemis di persimpangan jalan, Oneng kini mulai berdiri sebagai pelaku usaha kecil. Bantuan kewirausahaan dari Kemensos menjadi pijakan bagi Oneng untuk memperoleh penghasilan secara mandiri sekaligus membuka harapan baru bagi keluarganya.









