TVRINews, Jakarta
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, memimpin kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, itu turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD DKI Jakarta, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka dalam perjuangan bangsa dan pembangunan negara.
Usai upacara, Uus bersama rombongan melaksanakan tabur bunga di sejumlah makam tokoh nasional dan pahlawan yang dimakamkan di TMP Kalibata. Di antaranya makam Wali Kota Jakarta pertama Raden Suwiryo, mantan Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Ani Yudhoyono, Hasri Ainun Habibie, Presiden RI ke-3 B. J. Habibie, serta para Pahlawan Revolusi seperti Sutojo Siswomiharjo, S. Parman, M. T. Haryono, R. Soeprapto, dan Ahmad Yani.
Ziarah ke TMP Kalibata merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta menjelang perayaan hari jadi ibu kota. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan perkembangan Jakarta.
Selain kegiatan ziarah, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah agenda lainnya dalam rangka memeriahkan HUT ke-499 Jakarta. Salah satunya adalah Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi yang akan digelar di kawasan Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas).
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema "Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global".
Menurutnya, acara itu diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan terhadap para ulama dan habaib Betawi yang selama ini berperan penting dalam pengembangan dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembangunan sosial kemasyarakatan di Jakarta.
"Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan mendalam kepada para ulama dan habaib Betawi yang telah berjasa besar dalam dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembangunan sosial kemasyarakatan di Jakarta," ujar Chico dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Juni 2026.










