TVRINews, Nusa Tenggara Timur
PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah wilayah tersebut terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA.
Seluruh pelanggan kembali menikmati pasokan listrik pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 17.40 WITA. Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, hingga masyarakat.
Dalam proses tersebut, PLN berhasil menormalkan kembali 3.484 gardu distribusi dan 60 penyulang. Dengan pemulihan ini, sebanyak 568.718 pelanggan kini telah kembali mendapatkan pasokan listrik.
Di tengah proses pemulihan kelistrikan, PLN juga menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersama BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, serta aparat keamanan.

Bantuan yang disalurkan meliputi fasilitas penerangan darurat, paket pangan dan logistik, paket kesehatan dan medis, paket khusus balita dan anak, serta paket kebersihan dan sanitasi.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada PLN beserta seluruh tim yang terlibat dalam pemulihan sistem kelistrikan di Flores dan wilayah sekitarnya.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores, beserta semua tim lapangan yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat,” ujar Emanuel dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 19 Agustus 2026.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, proses pemulihan dilakukan sejak gempa terjadi dengan mengerahkan petugas ke berbagai lokasi terdampak.
“Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak. Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya,”ungkap Darmawan.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam kondisi bencana, sekaligus memastikan sistem kelistrikan dapat kembali beroperasi agar aktivitas masyarakat segera pulih.










