TVRINews – Jakarta
Pemerintah buka kesempatan bagi 150.000 peserta untuk mengikuti Program Magang Nasional Angkatan 2, dengan rangkaian tahapan yang dimulai dari sosialisasi hingga proses seleksi.
Pemerintah Republik Indonesia melalui Sekretariat Kabinet kembali membuka kesempatan bagi para mahasiswa lulusan S1, tenaga profesional, serta penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi melalui Program Magang Nasional.
Program ini ditargetkan menyerap 150.000 peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja selama enam bulan di bawah bimbingan mentor profesional.
Berdasarkan data resmi, inisiatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.
Selain mendapatkan sertifikat resmi, peserta program akan menerima kompensasi yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan, serta perlindungan melalui asuransi ketenagakerjaan.
Alur Pendaftaran dan Seleksi
Calon peserta yang berminat diharapkan mencatat linimasa pendaftaran berikut:
• 28 Juni – 28 Juli: Sosialisasi Batch 1.
• 29 Juni – 15 Juli: Pendaftaran penyelenggara dan lowongan, diikuti proses verifikasi.
• 15 – 28 Juli: Pembukaan pendaftaran bagi peserta.
• 29 Juli – 5 Agustus: Proses seleksi oleh penyelenggara.
• 6 Agustus: Pleno dan penetapan peserta.
• 7 Agustus: Pengumuman hasil seleksi.
• 10 Agustus: Hari pertama magang.
• 11 Agustus: Kick-off Pemagangan Batch I Angkatan 2.
Persiapan Administrasi
Untuk mengikuti program ini, calon peserta wajib melakukan pendaftaran melalui situs resmi siapkerja.kemnaker.go.id.
Terdapat beberapa tahapan teknis yang harus diperhatikan oleh pelamar guna memastikan profil yang disubmit memenuhi standar kualifikasi rekruter:
1. Registrasi Akun: Memastikan akun telah aktif pada platform SIAPkerja.
2. Foto Profil: Wajib menggunakan foto profesional atau formal dengan pakaian rapi dan wajah yang terlihat jelas.
3. Biodata Diri: Melengkapi data diri mencakup Nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat, serta deskripsi singkat profil.
4. Riwayat Pengalaman: Melampirkan pengalaman kerja atau magang sebelumnya, termasuk sertifikat terkait.
5. Data Pendidikan: Mengisi tingkat pendidikan, nama universitas, IPK, tahun kelulusan, serta mengunggah ijazah terakhir.
6. Kualifikasi Tambahan: Pelamar sangat disarankan untuk melengkapi data sertifikasi profesi (seperti BNSP), riwayat pelatihan, penguasaan bahasa asing, keahlian teknis yang relevan, serta pencapaian (akademis maupun non-akademis) untuk memperkuat profil.
Program ini dinilai strategis bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia, mengingat data menunjukkan terdapat peluang penyerapan kerja pasca-magang bagi 30 persen peserta program. Para pendaftar diharapkan segera melengkapi dokumen persyaratan agar proses verifikasi dapat berjalan optimal.










