TVRINews, Magelang
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak tahun ini menjadi momentum sekaligus mendorong penguatan kebangkitan ekonomi.
Sandiaga juga menyebut perayaan Hari Raya Waisak juga membebuat terbukanya peluang usaha bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif karena perayaan sepenuhnya digelar terbuka setelah tiga tahun sebelumnya terbatas karena pandemi COVID-19.
“Paling tidak kita melihat, di sekitar Borobudur, Magelang ini semua geliat ekonomi ini terasa. Hotel-hotel penuh, homestay hingga balkondes juga laris terpesan. UMKM dan produk ekonomi kreatifnya juga laku terjual,” kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin, 5 Juni 2023.
Baca Juga: Jelang Singapura Open 2023, Indonesia Ingin Pertahankan 3 Gelar Tahun Lalu
Sandiaga berpesan semoga momentum ini menjadi semangat, kasih sayang, dan persatuan dalam keberagaman.
“Yang kita rasakan malam ini bisa semakin merajut tenun kebangsaan, persatuan dan kesatuan, serta kemakmuran bangsa,” katanya.
Pada perayaan tersebut, hadir bersama Menparekraf Sandiaga, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Pertemuan ketiga Menteri dan Gubernur Jawa Tengah itu menyepakati beberapa hal dalam upaya pengembangan dan memanfaatkan Candi Borobudur sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Tarif Khusus BTS Teman Bus Bagi Pelajar, Lansia, dan Disabilitas
Adapun ketiga kesepakatan itu yaitu pertama Heritage, kedua Spiritual Candi Borobudur sebagai tempat ibadah umat Buddha, dan ketiga mewujudkan Candi Borobudur sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia.
“Candi Borobudur itu masuk dalam UNESCO dan yang harus kita pertahankan dalam konservasi, semangat berkelanjutan, dan wisata religi yang berkualitas sehingga targetnya bisa melebihi Angkor Wat dan candi-candi lainnya di dunia sehingga bisa magnet wisatawan mancanegara datang ke Indonesia,” tutur Sandiaga.










