TVRINews – Jakarta
Fokus pada ancaman narkoba di perkotaan dan risiko penggunaan rokok elektronik bagi generasi muda
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melakukan pertemuan strategis dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Sabtu 20 Juni 2026, dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga guna menghadapi tantangan peredaran gelap narkotika yang kian kompleks.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menyoroti eskalasi peredaran narkotika yang kini memanfaatkan teknologi canggih, terutama di kota-kota besar di Indonesia. Fokus utama pembahasan mencakup strategi pencegahan yang lebih adaptif serta evaluasi atas capaian BNN dalam memutus rantai distribusi barang terlarang sebelum mencapai masyarakat luas.
Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, yang memiliki rekam jejak panjang sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya, menekankan bahwa ancaman narkotika telah berevolusi. Selain jaringan tradisional, terdapat kekhawatiran serius mengenai penyalahgunaan perangkat rokok elektronik atau vape.
"Kami menaruh perhatian khusus pada potensi rokok elektronik sebagai media baru untuk mengonsumsi zat berbahaya. Edukasi kepada generasi muda menjadi kunci utama agar mereka tidak terjebak dalam modus operandi yang tampak modern namun merusak," ujar Kepala BNN dalam pertemuan tersebut, sebagaimana dikutip dari catatan resmi Sekretariat Kabinet.
Lebih lanjut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempererat sinergi antarlembaga. Upaya pemberantasan tidak hanya bertumpu pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada penguatan literasi masyarakat dan perlindungan dini bagi generasi penerus bangsa.
Sinergi antara Sekretariat Kabinet dan BNN ini diharapkan menjadi langkah preventif yang lebih efektif dalam menciptakan ekosistem masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan narkotika di seluruh pelosok Tanah Air










