TVRINews, Jakarta
Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin mendorong para atlet Karate-Do Gojukai untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Hal tersebut disampaikan saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung ke-III di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 25 Agustus 2026.
Kejurnas yang berlangsung hingga 27 Agustus 2026 ini diikuti ratusan atlet dari berbagai provinsi, seperti DKI Jakarta, Bangka Belitung, Gorontalo, Yogyakarta, hingga Sumatera Selatan.

ST Burhanuddin membuka langsung kejuaraan tersebut didampingi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekaligus Ketua Umum Karate-Do Gojukai Indonesia Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Jaksa Agung berharap kejurnas tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum mengembangkan potensi Karate-Do Gojukai di Indonesia secara berkelanjutan.
Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung III mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari Open Kumite dan Kata, kategori Master untuk peserta berusia di atas 50 tahun, hingga kategori Festival.
Sebelum pertandingan dimulai, panitia telah menggelar penataran wasit dan juri pada 22–23 Agustus 2026 di Badiklat Kejaksaan Agung RI. Penataran dilakukan guna meningkatkan kualitas perangkat pertandingan serta menjaga objektivitas dan sportivitas selama kejuaraan berlangsung.
Ajang ini sekaligus menjadi barometer perkembangan pembinaan Karate-Do Gojukai di daerah serta kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan di tingkat nasional.
Kontingen Gojukai Sumatera Selatan menurunkan 45 atlet yang tiba di Jakarta pada Sabtu, 22 Agustus 2026 malam. Pada Minggu, 23 Agustus 2026 pagi, para atlet langsung menjalani latihan bersama lima pelatih di bawah koordinasi official.
Koordinator Official Gojukai Sumsel H. Hidayat Comsu mengatakan latihan dilakukan untuk menjaga kebugaran dan mematangkan kesiapan atlet.
“Setelah tiba di Jakarta, kami langsung memanfaatkan waktu untuk latihan. Ini penting agar kondisi atlet tetap terjaga dan mereka semakin siap menghadapi pertandingan yang akan dimulai Selasa,” ujar Hidayat.
Ia menambahkan, porsi latihan disesuaikan dengan kondisi fisik atlet setelah perjalanan jauh agar stamina dan konsentrasi tetap terjaga.
“Latihan tetap kami lakukan, tetapi tentu disesuaikan dengan kondisi atlet. Kami ingin mereka tetap bugar, fokus dan siap bertanding saat waktunya tiba,” katanya.
Hidayat meminta seluruh atlet tampil percaya diri, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas tanpa terbebani target.
“Target kami tentu memberikan yang terbaik. Kami meminta seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Yang paling penting, mereka harus percaya dengan kemampuan masing-masing,” ujar Hidayat.
Kontingen Sumsel optimistis dapat menunjukkan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi bagi daerahnya.
“Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding maksimal dan pulang membawa prestasi untuk Sumatera Selatan,” pungkasnya.










