TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menegaskan pembangunan sektor pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademik siswa. Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk manusia yang utuh, baik dari sisi fisik, mental, spiritual, maupun sosial.
Hal tersebut disampaikan Pratikno saat meresmikan pembangunan sejumlah ruang kelas baru di SMP Negeri 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu, 22 Agustus 2026.
"Intinya adalah membangun manusia, memajukan kebudayaan. Bukan hanya mencetak manusia yang cerdas, tetapi manusia yang utuh. Sehat fisik, sehat mental, sehat spiritual, dan sehat sosial," ujar Pratikno dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kemudian Pratikno mengatakan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran. Fasilitas tersebut tidak hanya berupa ruang kelas, tetapi juga sarana olahraga dan kesenian.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam memperhatikan kondisi psikologis dan perubahan perilaku siswa. Guru dinilai perlu membangun komunikasi dengan orang tua untuk memastikan anak memperoleh pendampingan yang tepat.
Selain pembenahan infrastruktur fisik, Pratikno mendorong pemanfaatan teknologi mutakhir di ruang kelas. Menurutnya, penggunaan teknologi dapat membantu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif sekaligus mendukung akselerasi kualitas pendidikan.
Pembangunan ruang kelas di SMP Negeri 1 Padangan sendiri merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur sekolah yang telah dimulai sejak 2024. Intervensi di sekolah tersebut mencakup 30 ruang kelas yang kini telah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Program pembangunan infrastruktur pendidikan juga direalisasikan di dua sekolah lain di Kabupaten Bojonegoro, yakni SMK Negeri Ngambon dan SMA Negeri 2 Bojonegoro.
Pratikno menyebut penguatan infrastruktur pendidikan tersebut sejalan dengan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda yang menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi penting bagi kemajuan bangsa.










