
Penulis: Fityan
TVRINews -New Delhi
Perayaan Kemenangan Kebajikan Menandai Datangnya Musim Semi di India dan Nepal
Jutaan umat Hindu di India, Nepal, dan berbagai belahan dunia memadati ruang publik untuk merayakan Holi Selasa 3 Maret 2026, festival warna yang melambangkan kemenangan kebajikan atas keburukan. Tradisi tahunan ini sekaligus menandai berakhirnya musim dingin dan dimulainya musim semi yang penuh harapan.
Warga dari berbagai lapisan usia berkumpul di jalanan untuk saling membaurkan bubuk warna-warni (gulal) ke wajah kerabat dan keluarga. Suasana kemeriahan ini tidak hanya sekadar pesta visual, namun memiliki akar spiritual yang mendalam dalam kepercayaan Hindu.
Simbolisme Api dan Cinta Ilahi

Perayaan dimulai pada malam sebelumnya dengan ritual penyalaan api unggun, sebuah simbolisme dari legenda Holika.
Narasi kuno mengisahkan bagaimana sosok iblis Holika hancur dalam api saat mencoba mencelakai keponakannya, Prahlad, yang merupakan pengikut setia Dewa Wisnu.
"Ritual api ini dipercaya dapat menghancurkan energi negatif sehingga kebaikan dapat menang," sebagaimana tercermin dalam keyakinan para penganutnya yang menjalankan tradisi ini setiap tahun.
Selain aspek kemenangan moral, Holi juga didedikasikan untuk menghormati cinta kasih antara Radha dan Krishna. Perayaan paling meriah umumnya terkonsentrasi di Mathura dan Vrindavan, kota yang secara historis erat dengan masa kecil Krishna.
Tradisi, Musik, dan Kuliner

Elemen budaya modern turut memperkaya festival ini. Alunan musik tradisional hingga lagu-lagu populer dari industri film menjadi pengiring warga yang menari di bawah siraman air warna-warni. Anak-anak tampak antusias menggunakan pistol mainan untuk menyemprotkan air ke arah teman sejawat mereka.
Dari sisi kuliner, perayaan ini identik dengan penyajian Thandai, minuman khas berbahan dasar susu yang diperkaya dengan buah kering dan rempah.
Selain di India, antusiasme serupa terlihat jelas di Nepal, negara dengan mayoritas penduduk Hindu, di mana festival ini dirayakan dengan penuh sukacita dan kebersamaan.
Editor: Redaktur TVRINews
