TVRINews, Bekasi
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi meluncurkan Program Fasilitasi Rumah ASN melalui proyek hunian Casa De Prima Cikarang Barat dan Cikarang Pusat, Bekasi, Selasa, 19 Mei 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara melalui penyediaan rumah yang layak, nyaman, dan terjangkau.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan program ini merupakan implementasi Program Aksi Kemenimipas poin ke-14 tentang fasilitasi rumah ASN, sekaligus mendukung program strategis nasional di bidang perumahan rakyat.
Menurut Agus, penyediaan hunian bagi ASN menjadi salah satu fondasi penting untuk menunjang kualitas hidup pegawai dan mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.
“Program ini diharapkan dapat membantu ASN memiliki rumah yang nyaman, layak huni, dan terjangkau sehingga para pegawai dapat bekerja dan melayani masyarakat dengan lebih baik,”kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta selaras dengan target pembangunan tiga juta rumah rakyat secara nasional.
Pelaksanaan program rumah ASN tersebut merupakan hasil kerja sama Kemenimipas dengan sejumlah pihak, di antaranya Bank Rakyat Indonesia, PLN, dan pengembang perumahan.
Melalui skema tersebut, ASN memperoleh fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga tetap sebesar 7,5 persen per tahun dan tenor hingga 25 tahun.
Casa De Prima dibangun di dua kawasan di Kabupaten Bekasi. Untuk Casa De Prima Cikarang Barat, proyek berdiri di atas lahan seluas sekitar 7.700 meter persegi dengan total 60 unit rumah dan sembilan unit ruko.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 unit rumah telah selesai dibangun, sementara 26 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Adapun pembangunan ruko saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian.
Sementara itu, Casa De Prima Cikarang Pusat akan menghadirkan 78 unit rumah dengan tiga tipe bangunan berbeda. Saat ini proyek masih berada pada tahap pematangan lahan, pembangunan jembatan, dan pengurusan perizinan, dengan target pembangunan dimulai pada awal Juli 2026.
Agus mengajak seluruh pegawai di lingkungan Kemenimipas memanfaatkan program tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kemenimipas berharap program Casa De Prima dapat menjadi awal pengembangan fasilitas hunian ASN di berbagai daerah lain di Indonesia sehingga kesejahteraan pegawai semakin meningkat dan pelayanan publik berjalan lebih profesional serta optimal.










