TVRINews, Batang
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menuturkan jika pemerintah harus memprioritaskan kepentingan rakyat dalam setiap program pembangunan. Hal ini diungkapkan di acara peresmian akad massal 62.000 unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan dengan nilai sebesar Rp880 miliar di 165 titik di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi pada Kamis, 30 Juli 2026 hari ini.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga mengaku selalu senang berkunjung ke berbagai daerah karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat. Ia mengatakan antusiasme warga yang ditemuinya di berbagai wilayah menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus bekerja.
“Saya senang kalau diundang ke daerah-daerah. Dari Batang, Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, hingga berbagai daerah lainnya, saya selalu merasakan kehangatan masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, Presiden Prabowo juga meminta para kepala daerah agar tidak mengerahkan masyarakat secara khusus untuk menyambut kedatangannya. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya demi menghadiri penyambutan.

(Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Foto: Youtube Setpres))
“Saya senang bertemu rakyat, tetapi kalau harus dikerahkan dan menunggu lama di panas, saya kasihan. Yang terpenting adalah kita bekerja untuk rakyat,” katanya.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga menyatakan optimistis masyarakat dapat melihat kesungguhan pemerintah dalam menjalankan amanah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan pemerintah tidak memiliki kepentingan lain selain mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Saya yakin rakyat tahu pemerintah saat ini bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kami tidak memiliki kepentingan lain selain bekerja untuk rakyat,” ucapnya.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih pemerintah menjadi bukti bahwa Indonesia tetap mampu mencatatkan kemajuan meski di tengah situasi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian.
“Hasil yang kita capai sungguh membanggakan, terutama di tengah kondisi dunia yang penuh dengan berbagai tantangan,” tutupnya.









