TVRINews, Jakarta
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Kementerian Pertahanan dan TNI di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto tersebut berlangsung secara tertutup. Pembahasan utama dalam rapat mencakup Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Pertahanan dan TNI untuk Tahun Anggaran 2027.
Usai rapat, Utut Adianto mengapresiasi respons cepat TNI dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di sejumlah wilayah. TNI dinilai turut berperan dalam penanganan kebakaran hutan serta bencana alam, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, Menhan Sjafrie mengatakan anggaran yang diberikan kepada Kemhan dan TNI akan digunakan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.

"Anggaran yang diberikan kepada Kemhan dan TNI akan kami manfaatkan secara maksimal untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara,"kata Sjafrie dalam keterangan yang diterima tvrinews, Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie juga menyoroti penanganan kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah. Ia mengajak seluruh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan untuk terlibat dalam upaya mitigasi dan penanganan kebakaran.
"Kita mengajak seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan untuk ikut serta bergotong-royong dalam rangka mitigasi kebakaran hutan yang sedang berkembang,"lanjutnya.
Sjafrie menjelaskan, Kemhan bersama TNI telah mengerahkan kemampuan dan kekuatan yang dimiliki untuk membantu mengatasi kebakaran hutan.
Ia menegaskan, Kemhan dan TNI akan terus menjalankan berbagai tugas yang diberikan negara, termasuk mendukung strategi transformasi pembangunan yang tengah berlangsung.
"Kemhan dan TNI akan terus melaksanakan tugas-tugas yang diberikan negara, termasuk mendukung strategi transformasi pembangunan yang tengah dijalankan," tegas Sjafrie.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pertahanan RI, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, Sekjen Kemhan, Irjen Kemhan, Kabaloghan Kemhan, Asrenum Panglima TNI, serta sejumlah pejabat utama Kemhan dan TNI.









