TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta jajaran kepala staf matra di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Presiden Prabowo didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI dan para kepala staf melaporkan perkembangan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan TNI, termasuk berbagai program yang mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain, progres pembangunan 2.500 jembatan desa yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026, pembangunan hampir 3.000 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia, serta program listrik masuk desa, khususnya di wilayah-wilayah terluar, yang terus berjalan sepanjang tahun ini," ujar Seskab Teddy yang dikutip tvrinews.com dari akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Kamis, 6 Agustus 2026.
Selain itu, TNI juga melaporkan kesiapan pelaksanaan Bhakti Sosial TNI yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Teddy mengatakan pertemuan juga membahas dukungan TNI terhadap berbagai program prioritas pemerintah.
"Presiden Prabowo secara khusus mengarahkan agar pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI menghadirkan sesuatu yang spesial bagi masyarakat sebagai wujud semangat kemerdekaan sekaligus pengabdian kepada bangsa," kata Seskab Teddy.
Menurut Seskab Teddy, melalui berbagai program tersebut TNI terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.









