TVRINews, Jakarta
Puluhan siswa penyandang disabilitas dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jakarta berkesempatan mengunjungi Istana Negara, Kamis, 16 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus mewujudkan impian mereka untuk melihat langsung salah satu simbol pemerintahan Indonesia.
Salah seorang siswa SLB D-D1 YPAC Jakarta, Alwin Haris, mengaku bahagia dapat mengunjungi Istana Negara untuk pertama kalinya. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
"Saya merasa senang karena saya bisa berkunjung ke Istana Negara ini karena ini baru pertama kali saya mengikuti kompetisi, maksudnya acara istana untuk anak sekolah. Senang banget lihat yang di sini, lihat yang di dalam," ujar Alwin dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui kanal YouTube Setpres, Kamis, 16 Juli 2026.
Siswa SLB Negeri 11 Jakarta, Rafi Syafar, juga mengaku antusias mengikuti kunjungan tersebut. Ia mengatakan dapat melihat langsung berbagai ruangan penting di Istana Negara.

(Siswa SLB Negeri 11 Jakarta, Rafi Syafar. (Foto: Youtube Setpres))
"Tempat pertemuan negara lain dan ruang presiden,"ungkap Rafi.
Guru SLB Negeri 11 Jakarta, Abdul Matiin Haqq, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa disabilitas untuk berkunjung ke Istana Negara.
Menurutnya, fasilitas yang tersedia di kawasan Istana telah mendukung aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
"Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto telah memberikan kesempatan kepada kami sekolah luar biasa dan anak-anak hebat disabilitas untuk bisa mengunjungi Istana Negara. Baik untuk sarana dan prasarana di Istana Negara luar biasa, ternyata lingkungan di sini inklusif,"kata Abdul.
Sementara itu, Ketua Harian Institusi Disabilitas Indonesia, Memes Prameswari, menilai Istana Negara telah menyediakan berbagai fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, mulai dari jalur akses hingga fasilitas pendukung lainnya.

(Ketua Harian Institusi Disabilitas Indonesia, Memes Prameswari. (Foto: Youtube Setpres))
"Teman-teman disabilitas dari yang mulai netra, dari teman yang tuli atau rungu, grahita, daksa semuanya ada aksesnya di sini, mulai dari jalannya terus ada di toiletnya pun ada relnya juga, jadi Istana Negara ini ramah. Terima kasih,"ujar Memes.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi seluruh penyandang disabilitas.










