TVRINews - Makassar
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyerahkan black box pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik perusahaan penerbangan Indonesia Air Transport (IAT) yang mengalami kecelakaan di pegunungan Bulusaraung Pangkep kepada Komite Nasiomal Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Black box ini akan kami serahkan kepada KNKT sebagai otoritas yang berwenang melakukan investigasi. Data di dalamnya sangat penting untuk mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan secara menyeluruh,” ujarnya saat menerima Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko di Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (22/1/2026).
Black box yang terdiri atas Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam operasi pencarian yang berlangsung di medan berat dengan kondisi cuaca ekstrem.
Dalam operasi SAR pada hari kelima, Rabu (21/1), tim berhasil menemukan dua unit black box saat melakukan penyisiran di badan dan ekor pesawat, meski di tengah kondisi medan ekstrem serta kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Penyerahan black box ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penanganan kecelakaan pesawat, sekaligus menegaskan sinergi dan komitmen seluruh unsur dalam menjalankan operasi SAR sebagai misi kemanusiaan yang profesional dan bertanggung jawab.
Tercatat ada 10 orang berada dalam pesawat naas itu dengan rute Yogyakarta-Makassar. Tetapi, saat hendak mendarat di Bandara Hasanuddin, pesawat hilang kontak sampai akhirnya menabrak Gunung Bulusaraung di Pangkep pada Sabtu (17/1) siang. Pesawat diduga mengalami masalah mesin saat hendak mendarat.










