TVRINews - Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI selaku pemegang hak siar resmi FIFA World Cup 2026 di Indonesia kembali mengingatkan seluruh media yang telah terdaftar dan memperoleh akses materi pertandingan untuk mematuhi ketentuan penggunaan footage, jadwal penayangan, serta aturan embargo tayang yang telah ditetapkan.
Ketentuan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kepatuhan terhadap regulasi hak siar FIFA sekaligus memastikan distribusi konten berlangsung secara tertib dan profesional.
Berdasarkan panduan akses media yang diterbitkan TVRI, penggunaan footage pertandingan dibatasi maksimal 90 detik (1 menit 30 detik) Setiap materi highlight hanya diperuntukkan bagi kebutuhan pemberitaan. Materi highlight hanya dapat diperoleh dari media center TVRI. Media juga dilarang melakukan perekaman langsung (direct record) dari siaran FIFA World Cup 2026 yang ditayangkan TVRI maupun platform mitra resmi. Selain itu, setiap materi telah melalui proses penyuntingan oleh tim internal TVRI guna menjaga integritas sumber gambar.
TVRI juga menegaskan bahwa setiap materi highlight hanya dapat ditayangkan satu kali dalam satu hari dan terbatas untuk program berita. Footage tidak diperkenankan digunakan sebagai bagian dari program non-berita atau digabungkan menjadi materi siaran di luar kepentingan pemberitaan.
Terkait waktu penayangan, TVRI menerapkan ketentuan embargo yaitu, pertandingan yang berlangsung pukul 23.00 WIB - 05.00 WIB dapat ditayangkan oleh media setelah pukul 07.00 WIB, dan pertandingan yang berlangsung pukul 06.00 WIB - 13.00 WIB dapat ditayangkan setelah pukul 14.00 WIB.
Koordinator Media Center Piala Dunia TVRI, Ezki Suyanto, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap ketentuan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menghormati hak siar resmi FIFA.
“TVRI membuka akses seluas-luasnya kepada media untuk mendukung penyebarluasan informasi seputar FIFA World Cup 2026. Namun, seluruh penggunaan materi harus mengikuti regulasi yang telah ditetapkan, baik terkait durasi footage, waktu penayangan, maupun ketentuan atribusi. Kepatuhan terhadap aturan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap hak siar resmi sekaligus menjaga keberlanjutan kerja sama yang profesional antara TVRI dan insan media,” ujar Ezki.
Melalui regulasi ini, TVRI berharap seluruh media mitra dapat terus mendukung penyebaran informasi FIFA World Cup 2026 secara bertanggung jawab, profesional, dan sesuai ketentuan hak siar internasional.










