TVRINews, Kupang
Suasana hangat dan penuh keceriaan menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di TK Kristen Kota Kupang, Senin, 4 Mei 2026.
Para murid menyambut dengan meriah melalui nyanyian lagu Rukun Sama Teman sambil bertepuk tangan, menambah semarak momentum dimulainya revitalisasi sekolah.
Antusiasme juga datang dari para orang tua murid. Salah satunya, Hamida Arifin, yang menilai TK Kristen Kota Kupang memiliki mutu pendidikan yang baik di wilayah tersebut. Ia merasakan langsung perkembangan anaknya selama bersekolah.
“Anak saya sudah bisa menulis, lebih mandiri, dan pandai berhitung. Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya revitalisasi ini,” ujar Hamida dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Senin 4 Mei 2026.
Hamida berharap pembangunan gedung dan fasilitas baru nantinya dapat semakin meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia juga mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun yang dinilai memberi dampak nyata bagi perkembangan anak.
“Anak saya senang ke sekolah, bermain dengan teman-temannya, dan di sini juga sudah mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” ucap Hamida.
Hal senada disampaikan orang tua murid lainnya, Ryan Rudolf Lewo. Ia menilai program revitalisasi ini tepat sasaran, terutama melihat kondisi sekolah yang selama ini tetap berupaya meningkatkan kualitas di tengah keterbatasan.
“Saya melihat perjuangan guru dan kepala sekolah luar biasa. Semoga revitalisasi ini berjalan lancar dan anak-anak segera bisa menikmati fasilitas baru,” kata Ryan.
TK Kristen Kota Kupang menjadi salah satu dari 809 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur yang menerima bantuan revitalisasi pada 2026.
Di sekolah ini, bantuan mencakup pembangunan dua ruang kelas, satu ruang administrasi, toilet, serta penyediaan alat peraga edukatif dengan total nilai lebih dari Rp860 juta.
Secara keseluruhan, program revitalisasi di NTT tahun ini mencapai lebih dari Rp630 miliar untuk 809 satuan pendidikan. Hingga April 2026, sebanyak sembilan sekolah telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), sementara 800 lainnya masih dalam proses.
Sebelumnya, Menteri Abdul Mu’ti bersama Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Wali Kota Kupang Christian Widodo secara resmi memulai program revitalisasi melalui peletakan batu pertama di TK Kristen Kota Kupang.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah prioritas seperti daerah 3T.










