TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mendorong desainer grafis Indonesia untuk memperluas jangkauan karya hingga ke pasar internasional. Kekayaan budaya Indonesia dinilai menjadi modal penting dalam menghasilkan karya desain yang berkarakter dan mampu bersaing di tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Teuku Riefky saat menghadiri pembukaan ADGI Design Week 2026 di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi peran Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) dalam mengembangkan ekosistem desain grafis nasional.
Menurutnya, ADGI mampu menghadirkan manfaat bagi para anggotanya di berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di daerah.

"ADGI saya lihat menjadi salah satu asosiasi yang dibangun dan output-nya tidak hanya kepada para pimpinan atau pengurusnya saja, tapi manfaatnya bisa dirasakan oleh anggotanya, dan tidak hanya di kota-kota besar," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 15 Oktober 2026.
Ia menilai, desainer grafis Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan karya yang dapat diterima di pasar global. Keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia menjadi sumber inspirasi sekaligus keunggulan dalam menciptakan desain dengan karakteristik yang khas.
"Desainer grafis Indonesia ini mempunyai potensi yang luar biasa apalagi dengan kekayaan budaya kita di berbagai daerah, itu punya karakteristik yang berbeda-beda. Mereka tidak hanya menjadi tuan rumah di daerahnya, tuan rumah di negerinya, tetapi juga bisa difasilitasi hasil karyanya untuk mendunia," jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, asosiasi profesi, komunitas, dunia pendidikan, industri, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem kreatif.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi global sekaligus memperluas jangkauan karya dan usaha para pelaku ekonomi kreatif Indonesia.
"Kegiatan ini menjadi ruangan untuk merayakan karya serta mempertemukan desainer, seniman, komunitas, akademisi, dan para pelaku industri kreatif dalam membangun ekosistem desain yang kuat dan berdaya saing," ungkap Syafrin.
ADGI Design Week 2026 diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Astha 8 SCBD, Jakarta. Ajang ini menghadirkan pameran, penghargaan, dan diskusi untuk mengapresiasi karya serta talenta desain grafis Indonesia, sekaligus mendorong Indonesia menjadi pusat desain regional.
Mengusung tema "OFF GRID", ADGI Design Week 2026 mengajak para desainer untuk mengeksplorasi gagasan baru, keluar dari pola kerja yang selama ini dikenal, serta membuka peluang kolaborasi lintas disiplin.
Ketua Umum ADGI, Ritchie Ned Hansel, menjelaskan bahwa desain grafis dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan berbagai subsektor ekonomi kreatif.
"Kita mau membawa pesan bahwa desain grafis itu bisa jadi gateway ekonomi kreatif. Jadi kita membuka gerbang multi disiplin di dunia desain. Dan harapannya dengan kita memperlihatkan potensi yang dimiliki di Indonesia kita bisa bersaing lebih percaya diri di level internasional," ucap Ritchie.
Melalui penyelenggaraan ADGI Design Week 2026, pengembangan ekosistem desain grafis diharapkan dapat semakin memperkuat potensi talenta kreatif Indonesia, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan daya saing karya nasional di pasar internasional.










