TVRINews, Jakarta
Polisi sampai saat ini belum melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus pariwisata Trans Putera Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok terguling di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu, 11 Mei 2024 lalu.
“Untuk supir kan sementara belum kita periksa, kita baru minta keterangan secara lisan saja,” kata Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Wibowo saat dihubungi awak media, Senin, 13 Mei 2024.
Lebih jauh, Wibowo mengatakan jika saat ini sopir bus pariwisata tersebut masih dalam keadaan terluka dan harus menjalankan perawatan medis.
“(Sopir belum kita periksa) karena masih dalam kondisi luka dan saat ini masih dalam perawatan medis. Tapi tentu kedepan kita sudah punya rencana penyelidikan langkah-langkah yang kita lakukan kita akan periksa nanti,” ujarnya.
Kendati demikian, Wibowo menuturkan jika sang sopir saat ini sudah bisa diajak berbicara oleh penyidik.
“Sudah bisa (sopir diajak bicara), memang saat ini masih perawatan medis di Klinik Dokkes Polres Subang. Mudah-mudahan secepatnya bisa pulih sehingga kita bisa cepat lakukan pemeriksaan,” kata dia lagi.
Wibowo juga menerangkan, jika saat ini kernet bus tersebut tengah jalani pemeriksaan oleh penyidik di Polres Subang.
“Kernet sudah kita temukan, kita juga sudah amankan. Sekarang, sedang dalam pemeriksaan juga oleh penyidik Polres Subang,” imbuhnya.
Selain itu, ia menerangkan jika kernet bus dalam keadaan sehat.
“Kernet alhamdulilah kondisi sehat,” ucap dia.
Tak hanya itu, Wibowo menilai jika sopir dan kernet bus merupakan saksi kunci dari kecelakaan tersebut.
“Dia (sopir dan kernet) saksi kunci, ini saksi kunci,” ucapnya.










