TVRINews, Bandar Lampung
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan hilirisasi industri menjadi strategi utama pemerintah dalam mendorong Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia. Seluruh komoditas strategis nasional harus diolah di dalam negeri agar memberikan nilai tambah dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Presiden Prabowo mengajak para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI untuk mengambil peran dalam agenda industrialisasi nasional melalui program hilirisasi yang tengah dijalankan pemerintah.
Menurutnya, Indonesia tidak boleh lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi negara lain. Seluruh sumber daya alam harus diolah menjadi produk bernilai tambah di dalam negeri.
“Kita akan melakukan industrialisasi melalui hilirisasi. Semua komoditas kita akan kita olah dan menjadi industri-industri di Indonesia. Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit,” kata Presiden Prabowo, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menegaskan pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2045.
“Kalau kita pandai dan kita cerdas, 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia. Nomor satu Tiongkok, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia,” ujarnya.
Presiden Prabowo juga meminta pengusaha nasional menjadi pelaku usaha yang patriotik dengan menanamkan investasi dan keuntungan usaha untuk membangun perekonomian nasional.










