TVRINews, Jakarta
Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF), Suparto, mengungkapkan antusiasme guru di seluruh Indonesia terhadap ajang Unjuk Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (Kicau) 2025 meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Menurutnya, tahun ini tercatat 592 guru mendaftar, dengan total 490 lagu yang berhasil dikirimkan ke panitia melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) di tiap provinsi. Dari jumlah itu, terpilih 156 karya untuk diseleksi kembali di tingkat nasional hingga mengerucut menjadi 20 lagu terbaik.
“Tahun 2024 kita memilih 10 lagu terbaik, sedangkan tahun 2025 ini meningkat menjadi 20 lagu dengan tiga tema besar, yaitu karakter, kesadaran lingkungan, dan sains,”kata Suparto saat di wawancarai awak media di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Gn. Sahari Utara, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025.
Ia menuturkan, lomba Kicau diinisiasi Direktorat Guru PAUD dan PNF untuk merespons kekosongan lagu anak usia dini di ruang publik dan media sosial. Suparto menegaskan, lagu anak bukan sekadar hiburan, tetapi media pembelajaran yang mampu menstimulasi perkembangan kognitif, afektif, hingga psikomotorik anak.
“Lagu mengajarkan anak tentang afeksi, estetika, harmoni, dan imajinasi. Lagu juga memperkaya literasi bahasa, numerasi, hingga literasi sains. Anak belajar kosa kata baru, menghitung, bergerak sesuai irama, sekaligus menanamkan nilai kehidupan seperti cinta orang tua, kebersamaan, hingga kepedulian lingkungan,” paparnya.
Suparto menambahkan, menyanyi bersama juga menumbuhkan rasa sosial dan kebersamaan di antara anak. Ia optimistis karya lagu hasil lomba Kicau bisa menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan, sesuai prinsip pendidikan anak usia dini yakni belajar sambil bermain.
“Irama lagu mudah diingat. Lewat lagu, anak-anak akan lebih cepat menyerap nilai-nilai positif, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang ceria, sehat, dan berkarakter,”jelasnya.
Lagu-lagu terbaik dari ajang Kicau 2025 rencananya akan dikemas dalam album kedua setelah tahun lalu diluncurkan Album Kicau Volume I berisi 10 lagu anak.
Baca juga: Kejari Bengkulu Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Laboratorium Dinkes Senilai Rp5 Miliar










