TVRINews, Jakarta
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menggelar Pre-WCCE Networking Reception sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) ke-5 di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat diplomasi global melalui kerja sama di sektor ekonomi kreatif.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mengapresiasi dukungan Kemlu beserta jajaran korps diplomatik dalam memantapkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah WCCE 2026. Forum internasional ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam mendorong dialog strategis antarnegara terkait pengembangan ekonomi kreatif.
"Pemerintah Indonesia mengapresiasi kemitraan erat bersama para duta besar negara sahabat dan jajaran korps diplomatik yang terus mendukung ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan berkelanjutan dan diplomasi global sejak WCCE pertama," ujar Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 18 Oktober 2026.
WCCE 2026 mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity. Forum tersebut akan menjadi wadah untuk merumuskan Jakarta Vision on Creative Economy, sekaligus memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan berkelanjutan, diplomasi kreatif, dan kerja sama global.
Dokumen Jakarta Vision akan berfokus pada empat klaster strategis, yakni teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital; keberlanjutan, ekonomi sirkular, dan desain regeneratif; kekayaan intelektual dan hak pekerja kreatif; serta inklusivitas, ekosistem kreatif, dan pemberdayaan komunitas. Penyusunannya dilakukan melalui proses konsultasi publik.
Riefky menyebut, hingga saat ini sebanyak 1.567 partisipan dari 51 negara dan tujuh organisasi internasional telah mengonfirmasi kehadiran dalam WCCE 2026. Partisipasi tersebut mencerminkan peluang bagi Indonesia untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif nasional ke panggung dunia.
Bagi Indonesia, WCCE bukan sekadar forum internasional, melainkan kesempatan strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, akademisi, pembuat kebijakan, dan mitra global dalam membangun kolaborasi lintas negara.
"Bagi Indonesia, WCCE bukan sekadar forum internasional, melainkan peluang strategis untuk membawa potensi kreatif kita ke panggung dunia," ucapnya.
WCCE merupakan inisiatif Indonesia yang dimulai pada 2018 di Bali. Penyelenggaraannya kemudian berlanjut di Dubai pada 2021, Bali pada 2022, Tashkent pada 2024, dan kembali ke Jakarta pada 2026. Keberlanjutan forum ini menunjukkan upaya Indonesia dalam mengawal diplomasi ekonomi kreatif di tingkat internasional.
Selain forum diplomasi, WCCE 2026 juga menghadirkan pameran, forum bisnis, dan pertemuan bisnis antarpelaku usaha atau B2B Matchmaking. Berbagai agenda tersebut diharapkan dapat mendorong sinergi lintas sektor, membuka peluang kemitraan, serta menghasilkan solusi atas tantangan rantai pasok dan komersialisasi produk kreatif.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno menegaskan komitmen Kemlu untuk mendukung kesuksesan WCCE 2026 sebagai bagian dari penguatan diplomasi ekonomi dan publik Indonesia.
Kemlu berharap forum tersebut dapat menghasilkan proyek dan kolaborasi konkret yang berkelanjutan. Para diplomat dan mitra internasional juga didorong untuk membangun komunikasi serta memperkuat kemitraan dengan pelaku industri kreatif Indonesia.
Agenda utama WCCE 2026 akan berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski dan CGV Grand Indonesia, Jakarta. Rangkaian kegiatan meliputi Friends of Creative Economy Meeting pada 21 Oktober, Ministerial Meeting pada 22 Oktober, serta sesi pleno, Creative Sessions, dan B2B Matchmaking pada 22–23 Oktober 2026.
Selain itu, kegiatan pendamping akan digelar di kawasan SCBD pada 21–25 Oktober 2026 melalui Creativillage di Ashta District 8, MGP Space, dan WCCE Weekland di SCBD Park. Rangkaian kegiatan tersebut turut melibatkan pelaku usaha lokal dan terintegrasi dengan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober melalui gerakan OktoberKreasi.
Informasi lebih lanjut mengenai WCCE 2026 dapat diakses melalui laman resmi www.wcce.id serta akun Instagram resmi @wcceid.










