TVRINews, Jakarta
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 18.34 WIB. Gempa yang berpusat di laut tersebut dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi, namun hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada sekitar 196 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada koordinat 5,33 Lintang Utara dan 125,08 Bujur Timur.
Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, sehingga tergolong sebagai gempa dangkal.
Hasil analisis BMKG menunjukkan guncangan dirasakan dengan intensitas III MMI di Kabupaten Kepulauan Talaud. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seolah-olah ada truk besar yang melintas.
Sementara itu, guncangan dengan intensitas II–III MMI dirasakan di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Toli-Toli, dan Kabupaten Buol. Di wilayah Tondano, gempa dirasakan pada intensitas II MMI, yakni hanya dirasakan oleh sebagian orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.
BMKG menyampaikan, masyarakat di sekitar wilayah terdampak diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas gempa serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan aparat setempat apabila diperlukan.










