TVRINews, Sulawesi Utara
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti berpesan kepada para siswa di wilayah perbatasan untuk terus tekun belajar dan tidak berhenti mengejar cita-cita. Menurutnya, keterbatasan wilayah bukan menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu, 5 Agustus 2026. Dalam kunjungannya, ia meninjau proses pembelajaran di sejumlah sekolah, termasuk SMK Negeri 2 Talaud dan SMP Negeri 2 Nanusa.
Abdul Mu’ti melihat langsung antusiasme para siswa yang tetap memiliki semangat belajar, dan cita-cita tinggi meski berada di wilayah terluar Indonesia.
Salah satunya Jesca Nyimo, siswi kelas XI SMK Negeri 2 Talaud. Saat berdialog dengan Mendikdasmen, Jesca menyampaikan pandangannya mengenai makna menjadi dewasa.
"Menjadi dewasa adalah tekun belajar, menghargai guru, dan menghormati orang tua," ujar Jesca dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 6 Agustus 2026.
Jesca mengaku bersyukur dengan perubahan kondisi sekolah melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan serta hadirnya Papan Interaktif Digital (PID) di ruang kelas. Fasilitas tersebut dinilainya semakin memotivasi dirinya untuk belajar dan mengejar cita-cita menjadi polisi wanita yang mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Ke depan, saya ingin membanggakan orang tua saya, belajar dengan tekun, berlatih, dan menjadi abdi negara di kepolisian," ungkap Jesca.
Semangat serupa ditunjukkan Fathir, siswa SMP Negeri 2 Nanusa, yang bercita-cita menjadi prajurit TNI. Ia mengaku terus berusaha belajar sungguh-sungguh dan meraih hasil terbaik dalam setiap proses pembelajaran.
Fathir juga menyampaikan kebutuhan siswa di wilayah tersebut terhadap tambahan buku bacaan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan.
"Di sini kami memerlukan banyak buku bacaan agar wawasan dan pengetahuan kami semakin luas. Terima kasih pak menteri sudah datang ke Miangas, saya dan teman-teman sangat senang sekolah kami sudah di revitalisasi dan menunggu selesai pada bulan ini," ucap Fathir.
Melihat semangat para siswa tersebut, Abdul Mu’ti meminta anak-anak di wilayah perbatasan untuk tidak minder dengan kondisi geografis tempat mereka tinggal. Ia mendorong mereka tetap bersemangat dalam belajar dan mengejar cita-cita.
"Walaupun kalian berada di wilayah perbatasan, teruslah semangat meraih mimpi dan bergembira," kata Abdul Mu’ti.
Menurut Abdul Mu’ti, semangat belajar anak-anak di wilayah perbatasan menjadi bukti sekaligus optimisme bahwa pendidikan dapat melahirkan generasi unggul dari berbagai penjuru Indonesia.
"Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, kita berharap semoga sektor pendidikan menjadi lebih baik dan menghasilkan generasi unggul untuk Indonesia," tutur Abdul Mu’ti.









