TVRINews, Jakarta
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua Umum Asosiasi Muslimah Pengusaha se Indonesia ALISA "Khadijah" ICMI, Ina Marlina, beserta seluruh Panitia Pelaksana Rapat Kerja Nasional dan segenap jajaran Asosiasi Muslimah Pengusaha se Indonesia ALISA "Khadijah" ICMI atas terselenggaranya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Asosiasi Muslimah Pengusaha se Indonesia ALISA "Khadijah" ICMI yang berlangsung pada 28–30 Juli 2026 di Bandung, Jawa Barat.
Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto, menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum ALISA "Khadijah" ICMI Ina Marlina, beserta seluruh panitia dan jajaran organisasi atas terselenggaranya Rakernas tersebut.
Rakernas III ALISA "Khadijah" ICMI tahun ini mengangkat tema "Kedaulatan Pangan, Energi, dan Industri Halal Menjadi Fokus Utama Menuju Indonesia Emas."
Menurut Nannie, tema tersebut mencerminkan tantangan sekaligus peluang yang dihadapi Indonesia dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Ia menilai perempuan memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang mampu memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan industri halal, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Kedaulatan pangan, energi, dan industri halal merupakan fondasi penting dalam membangun bangsa yang mandiri. Perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk mengambil peran strategis dalam mewujudkan cita-cita tersebut," ujar Nannie dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 29 Juli 2026.
KOWANI memandang sinergi antara organisasi perempuan dan komunitas pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif. Karena itu, organisasi tersebut menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan ALISA "Khadijah" ICMI maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi tersebut, menurut Nannie, juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam mendorong ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan daya saing industri nasional.
Selain mendukung agenda pembangunan nasional, KOWANI juga tengah mempersiapkan berbagai program strategis menjelang peringatan 100 Tahun KOWANI (1928–2028). Tonggak sejarah tersebut dipandang sebagai momentum memasuki abad kedua perjuangan perempuan Indonesia dalam mendukung kemajuan bangsa.
Pada kesempatan itu, KOWANI kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dua agenda internasional yang tengah diperjuangkan organisasi tersebut, yakni KOWANI Goes to UNESCO – Memory of the World dan Tempe Goes to UNESCO. Kedua inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat pengakuan dunia terhadap warisan sejarah perjuangan perempuan Indonesia sekaligus kekayaan budaya pangan nasional.
Menutup pesannya, Nannie berharap Rakernas III ALISA "Khadijah" ICMI mampu melahirkan berbagai rekomendasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Selamat bermusyawarah. Semoga Rakernas ini menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara, serta semakin memperkuat kontribusi perempuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,"pungkasnya.









