TVRINews, Jakarta
Pemerintah mencermati perkembangan ekonomi global, inflasi nasional, serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan alternatif sumber energi untuk menjaga stabilitas nasional. Antisipasi dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar dinamika ekonomi tidak menimbulkan gangguan terhadap kondisi nasional.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman usai menggelar rapat internal tingkat menteri bersama sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga, unsur TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kantor Staf Presiden (KSP), serta instansi terkait.
Dudung mengatakan, rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan stabilitas politik dan keamanan nasional, termasuk perkembangan ekonomi dan kondisi global.
"Semua ini perlu kita antisipasi secara terkoordinasi agar tidak menimbulkan dampak yang mengganggu stabilitas nasional," ujar Dudung dalam konferensi pers melalui YouTube Kemenko Polkam, Senin, 19 Oktober 2026.
Menurutnya, pemantauan terhadap perkembangan inflasi nasional, dinamika ekonomi global, stok BBM, serta alternatif sumber energi menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mengantisipasi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.
Selain isu ekonomi, rapat tersebut juga membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), persatuan dan stabilitas sosial, perkembangan situasi di Papua, serta percepatan pembangunan dan penyelesaian persoalan agraria.
"Seluruhnya ini memerlukan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.
Pemerintah turut menekankan pentingnya menjaga kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
"Kami bahas pentingnya kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998," terangnya.










