TVRINews, Tangerang
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung penanganan Ruas Jalan Nasional Serdang–Bojonegara–Merak di Kabupaten Serang, Banten, Senin, 6 Juli 2026 malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek peningkatan kualitas jalan berjalan sesuai rencana sekaligus mempersiapkan pelebaran ruas menjadi empat lajur.
Saat ini, penanganan dilakukan pada ruas sepanjang 18,93 kilometer dari total panjang jalan 31,42 kilometer melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears contract) 2025–2027 dengan nilai anggaran Rp138 miliar. Pekerjaan meliputi rekonstruksi menggunakan rigid pavement setebal 30 sentimeter untuk meningkatkan kekuatan jalan dalam melayani lalu lintas kendaraan bertonase besar.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, peningkatan kondisi jalan yang sedang dikerjakan merupakan tahap awal sebelum dilaksanakan pelebaran ruas sepanjang sekitar 10 kilometer, mulai dari Simpang Seruni hingga Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
"Kami berharap ruas ini nantinya dapat ditingkatkan menjadi empat lajur. Pemerintah Provinsi Banten sedang menyusun Detailed Engineering Design (DED), selanjutnya Kementerian PU akan menyiapkan skema pendanaannya, sementara pemerintah daerah mendukung penyiapan lahannya sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan," kata Menteri PU Dody Hanggodo, dalam keterangan yang dikutip, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurut Dody, pengembangan kapasitas jalan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperlancar aktivitas industri dan distribusi logistik, tetapi juga memberikan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Yang paling penting, masyarakat tetap menjadi prioritas. Anak-anak yang berangkat ke sekolah, masyarakat yang menuju rumah sakit maupun pengguna jalan lainnya harus tetap dapat beraktivitas dengan aman. Di sisi lain, kawasan industri juga harus terus bergerak agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Banten," ujar Menteri PU.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU didampingi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najibu Hamas. Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran untuk penyusunan DED yang ditargetkan rampung pada akhir 2026 sebagai bagian dari persiapan pelebaran jalan.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak menjadi kebutuhan mendesak mengingat ruas tersebut merupakan akses utama menuju kawasan industri, pelabuhan, pertambangan, sekaligus permukiman warga.
"Kami membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku industri agar pelebaran jalan ini dapat segera direalisasikan sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mobilitas masyarakat," kata Andra.
Melalui penanganan preservasi yang sedang berlangsung dan rencana pelebaran jalan, pemerintah berharap konektivitas kawasan industri dan pelabuhan di Banten semakin baik, distribusi logistik lebih lancar, keselamatan pengguna jalan meningkat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.










